Capacity Building Peserta Didik dalam Melakukan Pencegahan Kekerasan melalui School based Prevention

Authors

  • Ahmad Rofi Suryahadikusumah Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia Author https://orcid.org/0000-0001-7926-8859
  • Monalisa Monalisa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia Author
  • Fauzan Nazil Ramadhan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia Author
  • Anisa Maharani Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.64850/kareba.v1i1.20

Keywords:

pencegahan, kekerasan, school based, duta anti-kekerasan, keterlibatan siswa

Abstract

Pencegahan kekerasan di sekolah seringkali dilakukan secara reaktif dan agresif, sementara itu UNESCO menyarankan pendekatan yang lebih proaktif. Dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pencegahan, diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang mandiri dan bertanggung jawab atas lingkungan sekolah yang aman. Pengabdian kepada  masyarakat ini ini dilakukan dengan tujuan untuk untuk mengembangkan kapasitas peserta didik dan membangun keterlibatan peserta didik dalam melakukan pencegahan kekerasan berbasis sekolah. Kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan KUPAR. Sasaran kegiatan adalah pengurus Osis dan duta anti kekerasan di SMP Negeri 6 Kota Cilegon.  Kegiatan capacity building yang dilaksanakan berdampak kepada pengembanagn kemampuan siswa dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi kekerasan di sekolah. Siswa telah menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai bentuk kekerasan, faktor penyebabnya, dan strategi pencegahannya. Selain itu, siswa juga telah mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi duta anti-kekerasan yang efektif, seperti komunikasi asertif, pengelolaan emosi, dan kemampuan problem-solving.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blake, S., & Dickinson, J. (2022). How to involve students in work on gender-based violence. In Stopping Gender-based Violence in Higher Education (pp. 323–335). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003252474-20

Dania, I. A. (2020). KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 19(1), 46–52. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v19i1.15

Habibuddin, H., Alwi, M., Sururuddin, M., Sahiruddin, S., Hadi, N., Sadaruddin, S., & Rodiyah, H. (2023). Kultur Sekolah dalam Pencegahan Bullying dan Kekerasan di Sekolah Dasar. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 393–413. https://doi.org/10.29408/didika.v9i2.24916

Hashemi, F., Keshavarz Afshar, H., & Gholamali Lavasani, M. (2022). The Mediating Role of Cognitive Emotion Regulation Strategies in the Relationship between Domestic Violence, Attachment Styles and Women’s Psychological Well-Being. Journal of Counseling Research. https://doi.org/10.18502/qjcr.v21i83.11088

Herdianti, H., Martha, E., Kafit, M., Sembiring, F. Y., & Arnanda, R. (2024). Edukasi Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan (Bullying) pada Siswa SMK X Kota Batam. PUAN INDONESIA, 6(1). https:/doi.org/10.37296/jpi.v6i1.252

Hernandez, E. J., & Elasmar, A. R. (2023). Preventing school violence through student engagement. In School-Based Family Counseling for Crisis and Disaster (pp. 196–211). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003201977-20

Kurniasari, A., Widodo, N., Husmiati, H., Susantyo, B., Wismayanti, Y. F., & Irmayani, N. R. (2017). PREVALENSI KEKERASAN TERHADAP ANAK LAKI-LAKI DAN ANAK PEREMPUAN DI INDONESIA. Sosio Konsepsia, 6(3). https://doi.org/10.33007/ska.v6i3.740

Lazarus, S., Khan, N., Johnson, B., & Seedat, M. (2012). Towards safer schools. In Crime, violence and injury in South Africa: Enabling child safety.

Prastini, E. (2024). Kekerasan Terhadap Anak dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues, 4(2), 760–770. https://doi.org/10.37640/jcv.v4i2.2043

Purbarani, D. A., Boroallo, R. P., Rahmaeni M, A., & Bulalong, R. R. (2024). Edukasi Anti-Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar: Membangun Lingkungan Sekolah Ramah Anak. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1658–1667. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1205

Ramadhanti, A. (2023). Studi Literatur : Penerapan Psikologi Positif Terhadap Bidang Pendidikan di Indonesia. Journal Evaluation in Education (JEE), 4(2), 62–67. https://doi.org/10.37251/jee.v4i2.309

Rizzo, A. J., Orr, N., Shaw, N., Farmer, C., Chollet, A., Young, H., Berry, V., Rigby, E., Hagell, A., Bonell, C., & Melendez-Torres, G. J. (2023). Exploring the Activities and Target Audiences of School-Based Violence Prevention Programs: Systematic Review and Intervention Component Analysis. Trauma, Violence, & Abuse, 24(5), 3593–3614. https://doi.org/10.1177/15248380221134294

Salau, T., Keo, G. D., Labre, B., & Fanggitasik, D. D. (2023). Pelatihan Asertif Bagi Remaja: Upaya Preventif Tindakan Kekerasan di Sekolah. Warta LPM, 453–461. https://doi.org/10.23917/warta.v26i4.2455

Selly, S., Wilson, W., & Jais, M. (2024). Pelaksanaan Kelas Edukasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Riau Dalam Meningkatkan Kesadaran Terhadap Bullying bagi Remaja di Sekolah Kota Pekanbaru. Journal of Law, Education and Business, 2(2), 1483–1489. https://doi.org/10.57235/jleb.v2i2.3163

Sumarni, T., Sopiani, I. K., & Mufaro’ah. (2024). Pendampingan Terhadap Anak Korban Kekerasan Berbasis Gender Di Kabupaten Bengkalis. Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas), 4(01), 7–17. https://doi.org/10.54209/jumas.v4i01.131

Suryahadikusumah, A. R., & Yustiana, Y. R. (2016). Bimbingan Dan Konseling Komunitas Untuk Mendukung Positive Youth Development (Penelitian Tindakan Partisipatoris Bersama Komunitas Schoolzone). Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(2), 137–146. https://doi.org/10.17509/jpp.v16i2.4235

Thakore, R., Apfeld, J., Johnson, R., Sathiyakumar, V., Jahangir, A., & Sethi, M. (2014). School-based violence prevention strategy: a pilot evaluation. Journal of Injury and Violence Research. https://doi.org/10.5249/jivr.v7i2.565

Thompkins, A. C., Chauveron, L. M., Harel, O., & Perkins, D. F. (2014). Optimizing Violence Prevention Programs: An Examination of Program Effectiveness Among Urban High School Students. Journal of School Health, 84(7), 435–443. https://doi.org/10.1111/josh.12171

Tutty, L. M., Bradshaw, C., Thurston, W. E., & Nixon, K. (2005). School based violence prevention programs: Preventing violence against children and Youth (Revised Ed.). ESOLVE (Research and Education for Solutions toViolence and Abuse).

Zohriah, A., Torismayanti, T., & Firdaos, R. (2023). Implementasi Strategi Manajemen Konflik untuk Mencegah Kekerasan di Sekolah. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1), 24–44. https://doi.org/10.47467/edu.v4i1.435

20

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Suryahadikusumah, A. R., Monalisa, M., Ramadhan, F. N. ., & Maharani , A. . (2025). Capacity Building Peserta Didik dalam Melakukan Pencegahan Kekerasan melalui School based Prevention. Kareba: Jurnal Inovasi Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 8-16. https://doi.org/10.64850/kareba.v1i1.20

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.