Penyuluhan dengan Pendekatan Komunikasi Persuasif untuk Pengendalian Faktor Risiko Sindrom Koroner Akut pada Penderita Diabetes Melitus

Authors

DOI:

https://doi.org/10.64850/kareba.v1i1.14

Keywords:

komunikasi persuasif, pengetahuan, penyuluhan, Sindrom Koroner Akut

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan diabetes melitus (DM) sebagai faktor risiko utama. Peningkatan faktor risiko SKA, upaya pencegahan sekunder dan tersier menjadi krusial. Namun, tantangan utama dalam pengendalian faktor risiko ini terletak pada pengetahuan penderita DM terhadap perubahan gaya hidup dan regimen pengobatan. Tujuan pengabdian ini yaitu agar pasien DM memiliki pengetahuan yang komprehensif terkait pengendalian faktor resiko terjadinya SKA. Metode kegiatan berupa penyuluhan dan pendampingan di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Puskesmas Waipare Pada Tanggal 20 Juni 2025, sebanyak 32 lansia terlibat dalam kegiatan ini. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan pada saat pretest pengetahuan terbanyak terkait terkait pengendalian faktor resiko terjadinya SKA yang paling banyak adalah dalam kategori kurang baik sebanyak 16 orang (50%), akan tetapi setelah mendapat penyuluhan dan pendampingan pengetahuan terbanyak yaitu pada kategori baik sebanyak 20 orang (62,5%). Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan dan pendampingan keperawatan dengan pendekatan komunikasi persuasif dalam meningkatkan pengetahuan terkait pengendalian faktor risiko SKA pada penderita diabetes melitus di Posbindu PTM Puskesmas Waipare.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhikari, B., Khanal, A., & Adhikari, M. (2021). Knowledge on risk factors of cardiovascular diseases among adult population: A cross-sectional study. BMC Public Health, 21(1), 1-8.

Adib-Hajbaghery, M., Hosseini, S. F., & Azizi-Fini, I. (2017). Compliance with diabetes self-care recommendations among Iranian diabetic patients. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 11(12), LC01-LC04.

Alhurani, F., Al-Smadi, R., & Al-Amer, R. (2017). Knowledge, perception, and practices of Jordanian adults regarding cardiovascular disease risk factors. Journal of Public Health Research, 6(3), 856.

American Heart Association. (2023). Coronary Artery Disease. Retrieved from https://www.heart.org/en/health-topics/consumer-healthcare/what-is-cardiovascular-disease/coronary-artery-disease

Anggraini, N., Said, F., Umar, N., Ambarika, R., & Nurhidayah, R. (2023). Social Demographic Factor on Early Detection Ability of Acute Coronary Syndrome in Blitar Regency Indonesia. Journal Of Nursing Practice. https://doi.org/10.30994/jnp.v6i2.368

International Diabetes Federation. (2022). IDF Diabetes Atlas Tenth Edition. Brussels, Belgium: International Diabetes Federation.

Irman, O., Poeranto, S., & Suharsono, T. (2017). The Correlation Of Health Seeking Behavior And Transportation Mode With Prehospital Delay Time In Patients With Acute Coronary Syndrome At Emergency Department Of Regional Public Hospital Of Dr. TC Hillers. NurseLine Journal, 2(2), 87-96.

Lech, M., Bakier, P., Jabłońska, S., Milewski, R., Duchnowska, E., & Ładny, J. (2020). ACUTE CORONARY SYNDROME – ARE WE AWARE?. , 7, 189-193. https://doi.org/10.36740/emems202003106

Nathan, D. M., Zinman, B., Cleary, P. A., Backlund, J. Y., Genuth, S., Klumpp, J., ... & DCCT/EDIC Research Group. (2014). The Action to Control Cardiovascular Risk in Diabetes (ACCORD) trial: design and baseline characteristics of patients with type 2 diabetes and high cardiovascular risk. American Heart Journal, 168(1), 22-29.e1.

Oktora, S., & Butar, D. (2022). Determinants of Diabetes Mellitus Prevalence in Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.15294/kemas.v18i2.31880.

Perloff, R. M. (2017). The Dynamics of Persuasion: Communication and Attitudes in the 21st Century (6th ed.). Routledge.

Timmis, A., Kazakiewicz, D., Townsend, N., Huculeci, R., Aboyans, V., & Vardas, P. (2023). Global epidemiology of acute coronary syndromes. Nature Reviews Cardiology, 20, 778 - 788. https://doi.org/10.1038/s41569-023-00884-0

Rollnick, S., Miller, W. R., & Butler, C. C. (2010). Motivational Interviewing in Health Care: Helping Patients Change Behavior. Guilford Press.

Wahyuni, D., Sari, K., & Fitri, I. (2022). Peran Tokoh Agama dalam Komunikasi Persuasif Kampanye Vaksinasi COVID-19: Analisis Pengetahuan Masyarakat di Daerah Terpencil. *Jurnal Komunikasi Kesehatan*, 10(1), 45–60. https://doi.org/10.37287/jkk.v10i1.789

World Health Organization. (2021). Cardiovascular diseases (CVDs). Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)

Yusniawati, Y. N. P., Lewar, E. I., Agus, I. G., Putra, S., & Putra, I. K. A. N. (2023). Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dalam Deteksi Dini Serangan Sindrom Koroner Akut (Ska) pada Lansia di Panti Sosisal Tresna Werda Wana Seraya Denpasar, Bali. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(3), 1196-1206

14

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Irman, O., & Mustafa, I. (2025). Penyuluhan dengan Pendekatan Komunikasi Persuasif untuk Pengendalian Faktor Risiko Sindrom Koroner Akut pada Penderita Diabetes Melitus. Kareba: Jurnal Inovasi Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1-7. https://doi.org/10.64850/kareba.v1i1.14