Analisis Wacana tentang Kegilaan dalam Buku “Madness and Civilization” Karya Michel Foucault
DOI:
https://doi.org/10.64850/polyglot.v1i2.77Keywords:
Wacana Kegilaan, Foucault, KekuasaanAbstract
Kajian tentang kegilaan telah lama dibentuk oleh kekuatan sosial, budaya, dan sejarah, menjadikannya subjek yang kompleks dalam memahami perilaku manusia dan norma norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana kegilaan dalam Madness and Civilization karya Michel Foucault, dengan fokus pada hubungan antara bahasa, pengetahuan, dan kekuasaan, serta ideologi ideologi tersembunyi yang tertanam dalam konstruksi historis kegilaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggabungkan Analisis Wacana Kritis dengan analisis semiotik untuk mengkaji data primer dari teks Foucault dan sumber sumber akademis sekunder. Analisis dilakukan dalam tiga tahap: deskripsi, interpretasi, dan penjelasan, dengan mengidentifikasi istilah istilah kunci, struktur naratif, dan representasi simbolis yang mengungkapkan bagaimana kegilaan secara historis dikategorikan, dilembagakan, dan dikendalikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana kegilaan bukan sekadar fenomena medis atau psikologis, melainkan konstruksi sosial yang dibentuk oleh relasi kuasa, di mana institusi, bahasa, dan pengetahuan berkolaborasi untuk menormalkan perilaku dan mendefinisikan siapa yang dianggap "waras" atau "gila". Konsep konsep seperti "penahanan", "akal sehat", dan "institusi" berfungsi sebagai tanda tanda ideologis yang menopang kontrol sosial dan mencerminkan konteks historis dan epistemologis yang lebih luas. Temuan ini juga menekankan pentingnya penelitian ini, karena narasi kesehatan mental kontemporer dan praktik kelembagaan masih mereproduksi pola pola historis eksklusi dan normalisasi, yang menunjukkan relevansi berkelanjutan wacana Foucault dalam mengevaluasi kebijakan kesehatan mental saat ini, stigmatisasi, dan persepsi publik. Berdasarkan wawasan ini, penelitian di masa mendatang direkomendasikan untuk mengeksplorasi aplikasi empiris wacana Foucault dalam institusi kesehatan mental modern dan konteks lintas budaya, yang dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana kekuasaan, pengetahuan, dan bahasa terus membentuk realitas sosial kewarasan dan kegilaan.
Downloads
References
Afida, A. (2022). Konsep Miskin Informasi dan Perpustakaan: Sebuah Analisis Wacana Michel Foucault. Maktabatuna:Jurnal Kajian Kepustakawanan, 4(2), 242–261. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/maktabatuna/article/view/4939
Bahasoan, A., & Kotarumalus, A. F. (2014). Praktek Relasi Wacana dan Kuasa Foucaltdian dalam Realias Multi Profesi di Indonesia. In Populis Jurnal Sosial dan Humaniora (Vol. 8, Issue 1, pp. 13–22). Populis. https://ejournal.unpatti.ac.id/ppr_iteminfo_lnk.php?id=960
Barasa, M., & Riyanto, F. X. A. (2023). Analisis Teori Kekuasaan Michel Foucault atas Propaganda Media dalam Membangun Diskursus Politik. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 6(1), 188–195. https://doi.org/10.34007/jehss.v6i1.1785
Fairclough, N. L. (1997). Critical discource analysis. In Discourse studies. A multidisciplinary introduction, Vol. 2. Discourse as social interaction. https://search.worldcat.org/title/465367388
Federici, S. (2024). Caliban dan Penyihir (Perempuan, Tubuh dan Akumulasi Primitif). In Automedia POB (Cetakan Ke). Automedia POB. https://doi.org/10.1186/s40359 024 02023 x
Foucault, M. (1988). Madness and Civilization (A History of Insanity in the Age of Reason) (Translatio). Random House. https://contemporarythinkers.org/michel foucault/book/madness and civilization/
Foucault, M. (1972). The Archaeology of Knowledge. New York: Pantheon Books.
Foucault, M. (2006). Madness and Civilization: A History of Insanity in the Age of Reason. London: Routledge. (Original work published 1965)
Guo, L., & Xu, X. (2019). The dialogue of Madness and Civilization: A study on the reasons for Antoinette’s madness in Wide Sargasso Sea. Scholars International Journal of Linguistics and Literature (SIJLL), 2(5), 90–96. https://doi.org/10.21276/sijll.2019.2.5.2
Joranger, L. (2025). Foucault’s Social, Community, and Cultural Psychology. Integrative Psychological and Behavioral Science, 2(1), 17. https://doi.org/10.1007/s12124 024 09878 0
Kebung, K. (2018). Membaca ‘Kuasa’ Michel Foucault dalam Konteks ‘Kekuasaan’ di Indonesia. Melintas, 33(1), 34–51. https://doi.org/10.26593/mel.v33i1.2953.34 51
Kemenkes RI. (2013). Basic Health Research. In National Institute of Health Research and Development, Republic of Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4519/1/Basic_Health_Research_Riskesdas.pdf?
Kurniawan, R., & Zubaidah. (2023). Konsep Diskursus Dalam Karya Michel Foucault. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(1), 21–28. https://doi.org/10.23887/jfi.v6i1.42940
Listiorini, D. (2024). Penggunaan Metode Arkeologi Foucauldian untuk Studi Studi Media. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 21(2), 175–196. https://doi.org/10.24002/jik.v21i2.8794
Liu, X. (2023). A comparative study of Foucault’s Madness and Civilization and Marcuse’s Eros and Civilization. Communications in Humanities Research, 18, 82–87. https://doi.org/10.54254/2753 7064/18
Lumbantobing, R. E. J. (2022). Kritik Jacques Derrida atas Michel Foucault dalam Cogito and the History of Madness. Dekonstruksi, 9(01), 32–41. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i01.128
Moreno Mulet, C., Valdivielso Navarro, J., Miró Bonet, M., Carrero Planells, A., & Gastaldo, D. (2025). Transgressive Acts: Michel Foucault’s Lessons on Resistance for Nurses. Nursing Philosophy, 26(1), 1–15. https://doi.org/10.1111/nup.70008
Mudhoffir, A. M. (2013). Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik. Masyarakat Jurnal Sosiologi, 18(1). https://doi.org/10.7454/mjs.v18i1.1253
Nuraeni, I., Ramadhan, R. T., Saputri, T., Peradi, D. J., Syahfitri, A. N., & Oktapiani, W. P. (2024). Urgensi Ideologi Negara Perspektif Foucault Yang Berkorelasi Dengan Sistem Pemerintah Indonesia di Era Kontemporer. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan Dan Hukum, 3(2). https://doi.org/10.59818/jps.v3i2.806
Pratama, R. A. (2021). Pemikiran Foucault Dan Baron: Kekuasaan Dan Pengetahuan Dalam Pendidikan Dan Bahasa. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 33–43. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.30543
Republik Indonesia. (2016). Undang Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. In Вестник Росздравнадзора (Vol. 17, Issue 2). https://peraturan.bpk.go.id/Details/37251/uu no 8 tahun 2016
Rose, D. (2023). Is there power in Mad knowledge? Social Theory and Health, 21(4), 305–319. https://doi.org/10.1057/s41285 023 00194 y
Rudy C Tarumingkeng. (2024). Michael Foucault (1926 1984) (1st ed., Issue November). IPB University. https://rudyct.com/ab/Michel.Foucault.pdf
Sholikhah, A. (2020). Relasi dan Resistensi Kuasa dalam Novel Orang Orang Oetimu Karya Felix K. Nesi: Kajian Kekuasaan Michel Foucault. E Journal Bapala, 7(3), 1–12.
Suijker, C. A. (2023). Foucault and medicine: challenging normative claims. Medicine, Health Care and Philosophy, 26(4), 539–548. https://doi.org/10.1007/s11019 023 10170 y
Syafiuddin, A., & Islam, P. K. (2018). PENGARUH KEKUASAAN ATAS PENGETAHUAN (Memahami Teori Relasi Kuasa Michel Foucault) Arif Syafiuddin Peminat Kajian Islam, Mojokerto. Refleksi, 18(2), 141–155. doi: https://doi.org/10.14421/ref.v18i2.1863
Syam, F. F. (2025). Efek Polarisasi Algortima Media: Analisis Teori Power Dan Knowlegde Michel Foucault. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 3424–3531. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1070
Zayts Spence, O., Edmonds, D., & Fortune, Z. (2023). Mental Health, Discourse and Stigma. BMC Psychology, 11(1), 1–5. https://doi.org/10.1186/s40359-023-01210-6
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Milda Apriliana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
