Maksim Kesimpatian dalam Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye: Analisis Pematuhan Kesantunan Berbahasa

Authors

  • Efrida Qurotul A’yun Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia Author
  • Edy Suryanto Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.64850/polyglot.v1i1.46

Keywords:

Kesantunan Berbahasa, Maksim Kesimpatian, Novel Selamat Tinggal

Abstract

Ketika berkomunikasi, seseorang menyampaikan tuturan tidak sekadar dari ide atau pikiran dari penutur tersebut. Hal tersebut, tentunya seseorang harus memperhatikan etika dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini yaitu: mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa pada maksim kesimpatian dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye ditinjau dari teori kesantunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber yang digunakan yaitu sumber primer berupa tuturan atau dialog tertulis dari para tokoh dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye yang memuat prinsip kesantunan berbahasa maksim kesimpatian. Pengumpulan data dilakukan dengan dengan teknik analisis dokumen berupa novel yang berjudul Selamat Tinggal karya Tere Liye. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih tuturan tokoh yang mengandung pematuhan maksim kesimpatian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 19 data pematuhan maksim kesimpatian dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye yang ditinjau dari teori kesantunan Leech.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilina, L., Wardarita, R., & Rukiyah, S. (2022). Kesantunan Berbahasa Dalam Novel Seputih Hati Yang Tercabik Karya Ratu Wardarita. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 758–766. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i2.2250

Astuti, D. (2021). Kesantunan Imperatif Tokoh-Tokoh Dalam Novel Gajah Mada Bergelut Dalam Kemelut Takhta Dan Angkara. LINGUISTIK: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 6(1), 1–8.

Ismiyati, I. (2022). Analisis Kesantunan Tuturan Dalam Novel Tabula Rasa Karya Ratih Kumala. PRASASTI: Journal of Linguistics, 7(1), 38. https://doi.org/10.20961/prasasti.v7i1.52568

Karya, M., & Syafiul, A. (2023). Analisis Nilai Karakter Cerpen Pahitnya Kehidupan Pasti Akan Berbuah Metonimia : Jurnal Sastra dan Pendidikan Kesusastraan. 2(1), 162–166. https://doi.org/10.56854/jspk.v2i1.128

Kusumaswarih, K. K. (2018). Strategi Kesantunan Berbahasa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Belajar Bahasa, 3(2), 141–149. https://doi.org/10.32528/bb.v3i2.1583

Leech, G. (2011). Prinsip-prinsip Pragmatik. Universitas Indonesia (UI Press).

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8

Mannan, A. (2019). Etika Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Kepada Dosen Melalui Smartphone. Jurnal Aqidah, 5(1), 1–22.

Mariana, D., & Tarigan, B. (2022). Pelanggaran prinsip kerja sama pada acara catatan najwa episode susahnya jadi perempuan. Jurnal Sinestesia, 12(1), 2022. https://sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/145

Moleong, L. J. (2004). Metoode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nasution, K. Z., & Yuhdi, A. (2023). Analisis Prinsip Kesantunan Berbahasa pada Novel “Kata” Karya Rintik Sedu dan Implementasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Mateandrau: Prosiding Seminar Nasional, 2(1), 272–285.

Noermanzah. (2019). Bahasa sebagai Alat Komunikasi, Citra Pikiran, dan Kepribadian. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba), 306–319. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/semiba

Pranowo. (2012). Berbahasa Secara Santun. Pustaka Pelajar.

Ramah, M. (2019). Wacana Dalam Perkembangan Ilmu Sosial Modern. Kinesik, 6(2), 165–175. https://doi.org/10.22487/ejk.v6i2.79

Ratna, Imam, M., & Dewi, Herlina, S. (2022). Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Novel Menggapai Matahari Karya Adnan Katino. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 272–288. https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.155

Saifudin, A. (2020). Kesantunan Bahasa dalam Studi Linguistik Pragmatik. LITE, 16, 136–159.

Salsabil, R. D., & Ningsih, R. (2023). Kesantunan Berbahasa Warganet Dalam Kolom Komentar Instagram @Jokowi ‘Ruang Cakap Digital.’ Jurnal Konfiks, 10(1), 44–54. https://doi.org/10.26618/konfiks.v10i1.10770

Santiung, W. (2019). Kesantunan Berbahasa Dalam Tuturan Novel Personifikasi Sastra Dan Filsafat. Klasikal : Journal of Education, Language Teaching and Science, 1(3), 1–11. https://doi.org/10.52208/klasikal.v1i3.28

Sari, A. F. (2020). Etika Komunikasi. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 127–135. https://doi.org/10.35961/tanjak.v1i2.152

Sasongko, S. (2018). Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 5(2), 36–43.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno, D. (2024). Bahasa, Budaya dan Masyarakat. Mutiara Intelektual Indonesia Press.

Utami, R., & Rizal, M. (2022). Bahasa Dalam Konteks Sosial (Peristiwa Tutur Dan Tindak Tutur). JUMPER: Journal of Educational Multidisciplinary Research, 1(1), 16–25. https://doi.org/10.56921/jumper.v1i1.36

Wahidy, A. (2018). Cerdas Dan Cermat Berbahasa Cermin Pribadi Bangsa Bermartabat: Perilaku Santun Berbahasa. Jurnal Dosen Universitas PGRI …, 17, 1–14. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1571

Wahyuni, S. (2019). Kesantunan Berbahasa dalam Novel Indonesia Kontemporer. Deepublish.

Yuniseffendri. (2014). Pragmatik Selayang Pandang. Universitas Terbuka, Modul 1, 1–37.

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

A’yun, E. Q., & Suryanto, E. (2025). Maksim Kesimpatian dalam Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye: Analisis Pematuhan Kesantunan Berbahasa. Polyglot: Journal of Linguistics, Literature, and Language Education, 1(1), 9-21. https://doi.org/10.64850/polyglot.v1i1.46